Sabtu, 24 Januari 2015

Misteri Bukit Barisan dan Ajaran Monotheisme Nabi Ibrahim

Di daerah sekitar Pagar Alam, Sumatera Selatan, ditemukan sebuah arca menhir yang diperkirakan berasal dari masa 2.000 tahun Sebelum Masehi (SM). Uniknya arcatersebut terlihat seperti orang sedang duduk tahiyat, kebetulan arahnya juga ke kiblat.
Muncul berbagai spekulasi sejarah, tentang keberadaan arca yang mirip orang melakukangerakan shalat ini.
Arca Sedang Shalat
Mungkinkah ini adalah bukti bahwa, dakwah Nabi Ibrahim dari masa ribuan tahun yang lalu, telah sampai ke Nusantara ?
Apakah ini, bisa dimaknai bahwa telah ada jalinan komunikasi antaraNusantara dengan Timur Tengah, ribuan tahun yang silam?
Benarkah salah satu istri Nabi Ibrahim, yang bernama Qatura/Keturah adalah keturunan Nusantara ?
Prasasti Talang Tuwo
Bangsa Pegunungan Bukit Barisan
Terlepas dari semua spekulasi di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa di sepanjang pegunungan bukit barisan (dari Gunung Dempo Pagar Alam, sampai ke utara sekitar daerah Gunung Merapi), ribuan tahun yang silam, telah di-diami oleh bangsa yang memiliki peradaban yang tinggi.
Bangsa Pegunungan Bukit Barisan ini dikenali sebagai Bangsa Gunung atauBangsa MalayuBangsa Malayu inilah, konon merupakan asal bangsa daripada Qaturah (istri Nabi Ibrahim), kelak melalui anaknya Midian (Madian) bin Nabi Ibrahim, melahirkan Bangsa Media (Madyan).
Salah satu tokoh Bangsa Media (Madyan) yang terkenal adalah Nabi Syu’aib, yang merupakan salah satu dari 25 Nabi yang namanya terdapat di dalam Al Qur’an. Dan Nabi Syu’aib dikenal juga, sebagai mertua dari Nabi Musa(silahkan baca (Connection) Majapahit, Pallawa dan Nabi Ibrahim?).
Tambo Alam Minangkabau mencatat, sekelompok orang dari Tanah Basa, telah datang keGunung Merapi. Kelompok ini dipimpin oleh Daputa Hyang, yang  kemungkinan berasal dariBangsa Media (Madyan), dimana sebelumnya telah mendiami Lembah Indus India.
Daputa Hyang bukanlah pemeluk Syiwabudhis seperti dugaan orang. Beliau kemungkinan menganut ajaran Braham (ajaran monotheime peninggalan Nabi Ibrahim, silahkan baca Asal Muasal Shalat disebut Sembahyang). Kelak dari keturunan Daputa Hyang ini, akan muncul Sri Jayanaga, pendiri kerajaan terbesar Bangsa Malayu, yang dikenal dengan nama Kerajaan Sriwijaya.
WaLlahu a’lamu bishshawab
Referensi :

Tidak ada komentar:

Misteri Bukit Barisan dan Ajaran Monotheisme Nabi Ibrahim Di daerah sekitar  Pagar Alam, Sumatera Selatan , ditemukan sebuah  arca menhi...